Direktur Utama BEI Ito Warsito mengungkapkan, pemangkasan target perusahaan untuk IPO ini berdasarkan permintaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Ada permintaan dari OJK untuk menurunkan target. Target IPO tahun depan tadinya kita targetkan 35 akan menjadi 32," ujar Ito saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (3/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"OJK bilang itu target terlalu tinggi. OJK boleh mengubah. OJK tetap mendukung mungkin ya tadi menganggap 35 terlalu tinggi," katanya.
Ito menyebutkan, target 32 perusahaan tersebut akan bisa dicapai dengan baik mengingat perekonomian Indonesia di tahun depan dinilai akan lebih baik.
"Ekonomi Indonesia tahun depan akan lebih baik dari tahun ini. Berapa yang akan tercapai, Tuhan yang menentukan, tergantung kehendak Tuhan," ujar dia.
Menurut Ito, tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai kondisi perekonomian Indonesia di tahun depan dengan target yang akan dicapai.
"Ada 10 perusahaan yang menunda IPO tahun ini, nantinya untuk tahun depan, tapi 10 ini masih jadi calon. Kalau bursa tidak khawatir tercapai tidak, yang penting kita kerja sekeras-kerasnya," tutur dia.
(drk/ang)











































