Ini Alasan Jokowi-JK Tak Panik Dolar Dekati Rp 13.000

Ini Alasan Jokowi-JK Tak Panik Dolar Dekati Rp 13.000

- detikFinance
Rabu, 17 Des 2014 13:28 WIB
Ini Alasan Jokowi-JK Tak Panik Dolar Dekati Rp 13.000
Jakarta - Meski kemarin sempat jinak, dolar AS kembali merangkak naik hari ini. Posisi terakhir, dolar Rp 12.725 dan trennya naik kembali mendekati Rp 13.000. Pemerintah tidak panik.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, pemerintah berkeyakinan, ada sisi positif dari penguatan dolar yang terjadi saat ini

Penguatan dolar, ujar JK, justru akan membuat nilai ekspor Indonesia menjadi naik. Karena hampir seluruh ekspor dihitung dengan dolar. Imbasnya, stabilitas ekonomi akan lebih cepat terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini peluang agar ekonomi kita tumbuh lebih baik," ungkap JK usai mengikuti rapat terbatas dengan menteri bidang ekonomi di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014).

Selain itu, pelemahan rupiah juga diharapkan bakal membuat investasi di Indonesia menjadi murah. Calon-calon investor diyakini bakal giat menanamkan modalnya, di saat rupiah murah seperti saat ini.

"Jadi investasi akan lebih memungkinkan bergerak dengan baik," lanjut JK yang ditemani Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Menko Perekonomian Sofyan Djalil.

(mok/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads