Perdagangan Sepi, IHSG Lesu

Sesi I

Perdagangan Sepi, IHSG Lesu

- detikFinance
Senin, 22 Des 2014 12:15 WIB
Perdagangan Sepi, IHSG Lesu
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis di tengah perdagangan yang sepi. Investor sudah giat berburu saham dalam dua perdagangan terakhir sehingga hari ini menarik nafas dulu.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 16,398 poin (0,32%) ke level 5.161,019 setelah dapat sentimen positif dari pasar global. Aksi beli investor asing kembali berlanjut.

Setelah naik ke titik tertingginya di 5.167, Indeks langsung kena aksi ambil untung. Aksi ini membuat Indeks akhirnya bergerak datar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (22/12/2014), IHSG menipis 1,082 poin (0,02%) ke level 5.143,439. Sementara LQ45 berkurang 0,692 poin (0,08%) ke level 886,764.

Pagi tadi masih banyak indeks sektoral di lantai bursa yang menguat, kali ini seimbang antara yang hijau dan merah.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 116.053 kali dengan volume 5,5 miliar lembar saham senilai Rp 2,3 triliun. Sebanyak 114 saham naik, 150 turun, dan 73 saham stagnan.

Bursa-bursa regional bergerak variatif cenderung menguat hingga siang hari ini. Hanya pasar saham Jepang yang masih melemah.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 31,86 poin (0,18%) ke level 17.589,54.
  • Indeks Hang Seng menanjak 270,65 poin (1,17%) ke level 23.387,28.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 12,26 poin (0,39%) ke level 3.120,85.
  • Indeks Straits Times menguat 35,38 poin (1,08%) ke level 3.314,91.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Indocement (INTP) naik Rp 350 ke Rp 24.800, Blue Bird (BIRD) naik Rp 250 ke Rp 9.175, Wilar (CEKA) naik Rp 200 ke Rp 1.700, dan Metropolitan (KMPI) naik Rp 200 ke Rp 14.600.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 1.100 ke Rp 4.500, Mayora (MYOR) turun Rp 675 ke Rp 20.775, Matahari (LPPF) turun Rp 325 ke Rp 14.325, dan Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 200 ke Rp 13.500.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads