Saham-saham energi yang sempat menguat tapi akhirnya kehilangan momentum karena harga minyak dunia masih rendah. Sentimen positif tingginya pertumbuhan ekonomi AS sudah tak lagi bisa membantu pergerakan pasar saham.
Saham-saham ritel dan otomotif jadi buruan investor sehingga bisa naik cukup tinggi. Saham-saham ini yang membantu S&P cetak rekor baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones menipis 15,48 poin (0,09%) ke level 18.038,23, Indeks S&P 500 naik tipis 1,8 poin (0,09%) ke level 2.090,57 dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 0,05 poin ke level 4.806,91.
(ang/ang)











































