Seperti dikutip dari laporan kinerja keuangan anak usaha PT Bumi Resorces Tbk (BUMI), Jumat (9/1/2015), membengkaknya rugi sejalan dengan omzet perseroan yang turun.
Pendapatan anak usaha tambang Grup Bakrie itu pada sembilan bulan pertama tahun 2014 tercatat sebesar US$ 13 juta, sedangkan di tahun sebelumnya sebesar US$ 15,2 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban keuangannya tahun pada akhir September 2013 masih sebesar US$ 44,2 juta. Total beban lain-lain perseroan pun bengkak menjadi US$ 160,8 juta di triwulan III-2014, sebelumnya hanya US$ 61,9 juta.
Beban keuangan yang tinggi itu pada akhinya membuat rugi bersih perseroan membengkak hingga lebih dari dua kali lipat.
Pada perdagangan hari ini hingga pukul 11.05 waktu JATS, harga saham BRMS terpantau naik tipis 6 poin (2,14%( ke level Rp 287 per lembar. Sahamnya tidak terlalu aktif diperdagangkan, hanya 21.055 lot sebanyak 140 kali dengan volume Rp 600,7 juta.
(ang/dnl)











































