Harga Minyak 'Hantui' Bursa Asia, IHSG Anjlok 54 Poin

Harga Minyak 'Hantui' Bursa Asia, IHSG Anjlok 54 Poin

- detikFinance
Rabu, 14 Jan 2015 16:15 WIB
Harga Minyak Hantui Bursa Asia, IHSG Anjlok 54 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 54 poin mengikuti jatuhnya bursa-bursa regional. Lemahnya harga minyak dan komoditas lain memberi sentimen negatif.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.615 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 12.600 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,845 poin (0,05%) ke level 5.217,204. Investor masih lakukan aksi tunggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks tak bertahan lama di zona hijau. Aksi jual investor asing memaksa Indeks jatuh ke teritori negatif, setelah itu sulit balik lagi ke zona hijau.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menipis 0,687 poin (0,01%) ke level 5.213,672. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang sempit.

Investor asing masih terus melepas saham. Sejak awal tahun ini pemodal asing sudah mencatat penjualan bersih senilai Rp 268,7 miliar.

Menutup perdagangan, Rabu (14/1/2015), IHSG terjun 54,691 poin (1,05%) ke level 5.159,668. Sementara Indeks LQ45 menukik 10,618 poin (1,18%) ke level 886,936.

Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual. Investor asing semakin semangat melepas saham sehingga tak satu pun sektor yang bisa menguat.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 623,24 miliar di seluruh pasar. Sedangkan di pasar reguler sebesar Rp 396,936 miliar.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 246.564 kali dengan volume 7,667 miliar lembar saham senilai Rp 5,439 triliun. Sebanyak 79 saham naik, 219 turun, dan 86 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia kompak berjatuhan ke zona merah jelang penutupan perdagangan. Tak satu pun pasar saham yang bisa menguat.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 291,75 poin (1,71%) ke level 16.795,96.
  • Indeks Hang Seng melemah 103,37 poin (0,43%) ke level 24.112,60.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 12,86 poin (0,40%) ke level 3.222,44.
  • Indeks Straits Times berkurang 8,40 poin (0,25%) ke level 3.332,67.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 400 ke Rp 14.975, Blue Bird (BIRD) naik naik Rp 400 ke Rp 11.100, Inti Bangun (IBST) naik Rp 260 ke Rp 3.265, dan SMART (SMAR) naik Rp 100 ke Rp 6.900.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 1.000 ke Rp 24.900, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 650 ke Rp 3.255, Solusi Tunas (SUPR) turun Rp 600 ke Rp 7.100, dan Lippo Insurance (LPGI) turun Rp 475 ke Rp 4.500.

(ang/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads