Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (19/1/2015), IHSG ditutup menguat tipis 3,714 poin (0,07%) ke level 5.152,093. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik tipis 0,921 poin (0,10%) ke level 887,264.
Wall Street tutup memperingati hari Martin Luther King. Bursa Eropa diperdagangkan positif menjelang rapat ECB 22 Januari mendatang. Pelaku pasar berharap adanya stimulus dari Bank Sentral Eropa untuk mengantisipasi memburuknya perekonomian Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 220,37 poin (1,30%) ke level 17.234,66.
- Indeks Straits Times naik 21,26 poin (0,64%) ke level 3.328,96.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Pasar saham Amerika Serikat (AS) pada perdagangan semalam kembali ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Avg terapresiasi sebesar +1,10%, sedangkan indeks S&P500 naik +1,34%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini juga bergerak positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat sebesar +1,18%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) naik +0,33%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga mengalami apresiasi. Harga minyak mentah WTI naik +4,82% ke level US$48,69 per barel, sedangkan harga emas Comex menguat +1,18% ke posisi US$1.277,90 per troy ounce.
Dari dalam negeri, Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-Kalla) akhirnya menyerahkan rancangan anggaran kerja tahun 2015 ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015 pemerintah memangkas subsidi energi hingga Rp 194,2 triliun dari APBN 2015.
Dengan dana subsidi itu, pemerintahan yakin pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa mencapai 5,8%. Pertumbuhan ekonomi akan digerakan tiga indikator, yaitu konsumsi rumah tangga, investasi pemerintah, serta investasi swasta.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas sendiri mengungkapkan jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan bergerak mixed dalam kisaran terbatas. Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran support 5.124 dan resistance 5.206.
Waterfront Securities
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 19 Januari 2015 ditutup menguat 0,072% pada level 5152, setelah bergerak fluktuatif. Sektor industri dasar menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing net sell Rp705,1 miliar. Bursa Wall Street libur Martin Luther King Day pada hari Senin. Indeks bursa Shanghai dan Hangseng melemah tajam pada perdagangan kemarin setelah regulator membatasi pinjaman di fasilitas marjin di pasar modal. Bank juga dilarang memberikan pinjaman dana pada korporasi yang akan menggunakannya untuk berinvestasi di saham, obligasi, produk berjangka dan derivatif. Hari ini China dijadwalkan akan merilis data penjualan ritel, investasi, output industri serta PDB triwulan IV. Pertumbuhan ekonomi China pada Q4 2014 diperkirakan sebesar 7,2% yoy, yang merupakan pertumbuhan ekonomi paling lambat sejak Q1 2009 dan melambat dibandingkan Q3 2014 yang sebesar 7,3%. Indeks bursa Eropa ditutup menguat di tengah spekulasi ECB akan menambah pembelian aset obliga si pemerintah di area euro. Menurut pooling Reuters, diperkirakan program pembelian obligasi senilai 600 miliar euro, meskipun pasar akan lebih memilih jika target awal pembelian obligasi tersebut minimal sebesar 1 triliun euro. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 5125-5195. Rekomendasi: SMRA, ASII, BBCA, ADHI, TLKM, BSDE, HRUM, ADRO.
(ang/ang)











































