Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.480 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.455 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 4,928 poin (0,09%) ke level 5.272,221 di 100 hari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Maraknya sentimen negatif dari pasar global dan regional menekan pergerakan IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG turun tipis 6,557 poin (0,12%) ke level 5.270,592 akibat tekanan jual sejak pagi tadi. Belum ada sentimen positif yang bisa mendorong Indeks ke zona hijau.
Rentang pergerakan Indeks tipis saja, hanya sekitar 9 poin saja dari titik terendah ke tertinggi. Tak banyak transaksi terjadi di lantai bursa.
Menutup perdagangan, Rabu (28/1/2015), IHSG terpangkas 8,297 poin (0,16%) ke level 5.268,852. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 4,404 poin (0,48%) ke level 911,694.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini terpantau melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 424,062 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 192.432 kali dengan volume 5,828 miliar lembar saham senilai Rp 5,572 triliun. Sebanyak 143 saham naik, 141 turun, dan 95 saham stagnan.
Transaksi tutup sendiri (crossing) saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) di pasar negosiasi membuat volume dan nilai transaksi hari ini menanjak. Pengalihan saham bernilai Rp 694 miliar dibantu broker CLSA Indonesia (KZ).
Bursa-bursa di Asia berakhir mix menutup perdagangan sore ini. Pelaku pasar Asia masih dibayangi sentimen dari Yunani yang menolak program penghematan Uni Eropa.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 27,43 poin (0,15%) ke level 17.795,73.
- Indeks Hang Seng menguat 54,53 poin (0,22%) ke level 24.861,81.
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 47,22 poin (1,41%) ke level 3.305,74.
- Indeks Straits Times menipis 0,73 poin (0,02) ke level 3.411,47.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.325 ke Rp 57.175, Astra Agro (AALI) turun Rp 600 ke Rp 23.675, Tower Bersama (TBIG) turun Rp 350 ke Rp 9.400, dan BRI (BBRI) turun Rp 225 ke Rp 11.700.
(ang/hds)











































