Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 5 poin dan semakin mendekati level 5.100. Indeks juga terseret sentimen negatif dari melemahnya bursa-bursa regional.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 12.515 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.480 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 5,317 poin (0,10%) ke level 5.263,535. Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 2,379 poin (0,26%) ke level 909,315.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks belum mampu menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan. Aksi jual terjadi di seluruh lapisan saham.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terpangkas 11,551 poin (0,22%) ke level 5.257,301. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 2,885 poin (0,31%) ke level 908,839.
Kemarin IHSG bergerak dalam rentang yang tipis seharian. Indeks berakhir melemah tipis 8 poin menyusul aksi jual investor.
Wall Street ditutup negatif gara-gara koreksi tajam di sektor energi. Pernyataan The Federal Reserve mengindikasi adanya kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.
Bursa-bursa regional pagi hari ini kompak melemah. Kabar The Fed menaikkan suku bunga jadi sentimen negatif.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari:
- Indeks Nikkei 225 turun 64,94 poin (0,36%) ke level 17.730,79.
- Indeks Hang Seng berkurang 139,18 poin (0,56%) ke level 24.722,63.
- Indeks Komposit Shanghai mundur 31,33 poin (0,95%) ke level 3.274,41.
- Indeks Straits Times melemah 11,92 poin (0,35%) ke level 3.407,23.











































