Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup menguat di posisi Rp 13.040 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.150 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 31,916 poin (0,59%) ke level 5.445,067 kompak bersama rupiah merespons pernyataan The Federal Reserve yang bersabar dalam naikkan suku bunga acuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menanjak 35,138 poin (0,65%) ke level 5.448,289 didorong aksi beli investor. Saham-saham unggulan jadi incaran.
Indeks bertahan di zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Posisi tertinggi yang bisa diraih Indeks hari ini ada di level 5.461,297.
Menutup perdagangan, Kamis (19/3/2015), IHSG melaju 40,703 poin (0,75%) ke level 5.435,854. Sementara Indeks LQ45 melomat 9,070 poin (0,96%) ke level 949,735.
Saham-saham konsumer dan konstruksi melesat tinggi berkat aksi beli investor domestik. Asing lebih memilih beli saham-saham aneka industri dan manufaktur.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini terpantau melakukan pembelian bersih (foreign) net buy) senilai Rp 490,104 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 247.033 kali dengan volume 6,657 miliar lembar saham senilai Rp 6,844 triliun. Sebanyak 190 saham naik, 100 turun, dan 94 saham stagnan.
Mayoritas bursa-bursa Asia ditutup menguat sore ini, hanya pasar saham Jepang yang masih kena koreksi. Aksi beli cukup ramai terjadi di pasar saham Asia.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 berkurang 67,92 poin (0,35%) ke level 19.476,56.
- Indeks Hang Seng melonjak 348,81 poin (1,45%) ke level 24.468,89.
- Indeks Komposit Shanghai naik 4,97 poin (0,14%) ke level 3.582,27.
- Indeks Straits Times menguat 20,13 poin (0,60%) ke level 3.381,88.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sinar Mas (SMMA) turun Rp 750 ke Rp 3.750, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 175 ke Rp 10.075, Matahari Putra (MPPA) turun Rp 165 ke Rp 4.230, dan Cardig (CASS) turun Rp 150 ke Rp 1.200.
(ang/hds)











































