Hasil Rapat dengan BI dan OJK, Jokowi: IHSG Harus Tumbuh, Rupiah Stabil

Hasil Rapat dengan BI dan OJK, Jokowi: IHSG Harus Tumbuh, Rupiah Stabil

- detikFinance
Rabu, 08 Apr 2015 18:54 WIB
Hasil Rapat dengan BI dan OJK, Jokowi: IHSG Harus Tumbuh, Rupiah Stabil
Jakarta - Pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sore ini menggelar rapat terkait kondisi perekonomian terkini. Rapat tersebut dipimpin langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

Hadir adalah Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Haddad, Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adhityaswara. Kemudian beberapa menteri, seperti Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.

"Jadi update mengenai kondisi stabilitas keuangan. Jadi saya, BI dan Menkeu meng-update kondisi terkini," ujar Muliaman saat meninggalkan Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (8/4/2015) .

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil pertemuan tersebut memastikan stabilitas keuangan tetap terjaga dengan baik. Meskipun ada beberapa hal yang harus diwaspadai. Khususnya yang bersumber dari faktor eksternal.

"Kondisinya tetap terjaga. Namun tentu saja kita harus tetap waspada," tegasnya.

Dari sisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap ada potensi untuk tumbuh positif. Sementara untuk nilai tukar rupiah, masih dinilai stabil. Meski ada pelemahan rupiah akibat penguatan dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus level 13.000.

"Indeks ada momentum untuk tumbuh, rupiah tetap stabil. Jadi over all saya kira industri keuangan tetap tumbuh," terangnya.

Seperti diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini turun lagi dari level 5.500. Aksi jual saham investor domestik membuat Indeks bergerak ke bawah ke level 5.486,584, terpangkas 36,706 poin (0,66%).

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 12.950 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.970 per dolar AS

(mkl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads