Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 12.850 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp Rp 12.915 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 6,32 poin (0,12%) ke level 5.420,89. IHSG bergerak seirama dengan Wall Street yang pada perdagangan semalam mampu menguat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik tipis 5,880 poin (0,11%) ke level 5.420,427. Indeks mampu bertahan di zona hijau meski dengan pergerakan yang landai.
Investor domestik berburu saham-saham unggulan, seperti saham perbankan kelas berat. Sedangkan investor asing melepas saham-saham di sektor infrastruktur.
Menutup perdagangan, Kamis (16/4/2015), IHSG bertambah 6,186 poin (0,11%) ke level 5.420,733. Sementara Indeks LQ45 naik tipis 1,608 poin (0,17%) ke level 942,226.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini terpantau melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 160,448 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 225,433 kali dengan volume 7,142 miliar lembar saham senilai Rp 6,209 triliun. Sebanyak 150 saham naik, 157 turun, dan 81 saham stagnan.
Rata-rata bursa saham di Asia menutup perdagangan dengan positif sore ini. Aksi beli mulai ramai terjadi meski Wall Street semalam ditutup negatif.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 16,01 poin (0,08%) ke level 19.885,77.
- Indeks Hang Seng menguat 120,89 poin (0,44%) ke level 27.739,71.
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 110,66 poin (2,71%) ke level 4.194,82.
- Indeks Straits Times berkurang 8,52 poin (0,24%) ke level 3.531,43.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 49.225, Unilever (UNVR) turun Rp 525 ke Rp 38.100, Delta Djakarta turun Rp 500 ke Rp 279.500, dan Blue Bird (BIRD) turun Rp 400 ke Rp 9.300.
(ang/hds)











































