IHSG Kompak 'Menghijau' Dengan Bursa Asia

Sesi I

IHSG Kompak 'Menghijau' Dengan Bursa Asia

- detikFinance
Kamis, 23 Apr 2015 12:22 WIB
IHSG Kompak Menghijau Dengan Bursa Asia
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan positif hingga siang hari ini dengan penguatan tipis 5 poin. Aksi beli investor domestik mendorong IHSG naik.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik tipis 4,59 poin (0,08%) ke level 5.441,71. IHSG dan bursa saham regional bergerak searah dengan Wall Street yang ditutup di 'jalur hijau'.

Indeks berhasil menghindari zona merah hingga siang hari ini. Investor asing masing terus melepas saham, menghambat laju penguatan IHSG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Kamis (23/4/2015), IHSG naik tipis 5,203 poin (0,10%) ke level 5.442,322. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,114 poin (0,33%) ke level 951,175.

Saham-saham konsumer naik tinggi berkat aksi beli investor domestik. Sayangnya tidak semua sektor bisa menguat, ada lima sektor yang terkena aksi ambil untung.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 114.430 kali dengan volume 5,339 miliar lembar saham senilai Rp 3,099 triliun. Sebanyak 136 saham naik, 129 turun, dan 87 saham stagnan.

Bursa-bursa regional kompak bertahan positif hingga siang hari ini. Sentimen positif datang dari harapan pelaku pasar atas stimulus yang akan diberikan pemerintah China.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 54,84 poin (0,27%) ke level 20.188,74.
  • Indeks Hang Seng menguat 157,78 poin (0,56%) ke level 28.091,63.
  • Indeks Komposit Shanghai bertambah 9,23 poin (0,21%) ke level 4.407,72.
  • Indeks Straits Times maju 11,03 poin (0,32%) ke level 3.507,27.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Unilever (UNVR) naik Rp 1.625 ke Rp 41.975, Mayora (MYOR) naik Rp 1.025 ke Rp 25.850, Lionmesh (LMSH) naik Rp 875 ke Rp 7.875, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 675 ke Rp 53.775.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bank of India (BSWD) turun Rp 1.120 ke Rp 4.480, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 600 ke Rp 14.800, Multi Bintang (MLBI) turun Rp 500 ke Rp 9.600, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 73.500.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads