Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menanggapi merosotnya pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam 2 hari terakhir, bahkan kemarin sempat turun 3%. Menurut Bambang hal ini karena investor terlalu berekspektasi tinggi terhadap para kinerja emiten di triwulan I-2015 yang justru sebaliknya.
"Itu namanya kan persepsi, kebanyakan investor, yang punya ekspektasi, kebanyakan ekspektasi itu, kebanyakan perusahaan berharap labanya lebih tingggi, tetapi ternyata saat kuartal I-2015 banyak yang di luar perkiraan, jadi mereka mungkin nggak cocok dengan ekspektasi tersebut," kata Bambang usai menjadi pembicara di Tropical Landscape Summit bertema A Global Investment Opportunity. Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (27/4/2015)
Bambang menegaskan sebagai pemerintah, pihaknya akan terus meyakinkan investor bahwa kinerja pemerintah akan terus positif misalnya soal serapan anggaran yang akan lebih baik dibandingkan awal tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemarin, IHSG sepanjang hari bergerak di zona merah atau teritori negatif. Menutup perdagangan awal pekan, Senin (27/4/2015), IHSG turun tipis 189,909 poin (3,49%) menjadi 5.245,446. Sementara indeks LQ45 turun 39,832 poin (4,19%) menjadi 910,649.
Pagi tadi dibuka IHSG turun 34,308 poin (0,65%) ke 5.211,138. Indeks LQ45 juga dibuka turun 8,715 poin (0,96%) ke 901,934. Hingga siang ini, indeks turun makin dalam di kisaran 5.191 atau turun sekitar 52 poin (1%). (mkl/hen)










































