Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 13.045 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 26,572 poin (0,51%) ke level 5.133,736. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 6,750 poin (0,76%) ke level 885,970.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melemahnya ekonomi AS membuat pelaku pasar berasumsi ekonomi global akan melambat. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual investor.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG berkurang 18,205 poin (0,35%) ke level 5.142,103. Sementara Indeks LQ45 mundur 4,960 poin (0,60%) ke level 887,370.
Kemarin IHSG mampu naik 19 poin setelah sempat jatuh gara-gara melambatnya ekonomi RI. Investor asing masih berani simpan dana di pasar modal.
Sementara bursa saham Wall Street di AS turun hingga 1% pada perdagangan Selasa. Data melebarnya defisit neraca perdagangan AS yang mengejutkan pelaku pasar. Muncul kekhawatiran ekonomi bakal lesu.
Bursa-bursa regional bergerak variatif pagi hari ini. Hanya bursa saham China yang masih bisa menguat. Melemahnya Wall Street memberi sentimen negatif.
Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Hang Seng melemah 42,49 poin (0,15%) ke level 27.713,05.
- Indeks Komposit Shanghai naik 36,04 poin (0,84%) ke level 4.334,75.
- Indeks Straits Times turun 24,00 poin (0,69%) ke level 3.447,19.











































