Perusahaan Milik Orang Kaya RI Ini Jual Saham IPO Maksimal Rp 600/Lembar

Perusahaan Milik Orang Kaya RI Ini Jual Saham IPO Maksimal Rp 600/Lembar

- detikFinance
Jumat, 15 Mei 2015 10:18 WIB
Perusahaan Milik Orang Kaya RI Ini Jual Saham IPO Maksimal Rp 600/Lembar
Jakarta - PT Mega Manunggal Property Tbk (MMP) menawarkan harga saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di kisaran Rp 525-600 per lembar. Perseroan membidik perolehan dana IPO sebesar Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun.

Perusahaan properti ini menawarkan sebanyak-banyaknya 1.714.285.714 saham biasa dengan nilai nominal Rp 100 per saham, yang mewakili sebesar-besarnya 30% dari modal ditempatkan dan disetor.

Demikian disampaikan Direktur Utama Indo Premier Moleonoto The saat acara Due Diligence Meeting and Public Expose di Intercontinental Hotel MidPlaza, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masa penawaran awal 15-21 Mei 2015. Dana hasil IPO akan digunakan sekitar 90% untuk membeli tanah di lokasi strategis dan atau melakukan pembelian/akuisisi/penyertaan saham perusahaan yang bidang usahanya sejenis dengan perseroan dan sekitar 10% untuk belanja modal kegiatan konstruksi.

Nantinya, perseroan akan memperoleh fasilitas pinjaman perbankan untuk melengkapi pendanaan ekuitas dari IPO bagi kegiatan konstruksi tersebut.

Perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Securities selaku penjamin pelaksana emisi saham (lead underwriter).

Saat ini 99% saham MMP dipegang oleh PT Mega Mandiri Properti, dan 1% sisanya dimiliki Hungkang Sutedja. Hungkang merupakan anak kedua dari salah satu orang terkaya Indonesia, yaitu The Ning King.

The merupakan pendiri Grup Argo Manunggal yang salah satu perusahaan besarnya adalah pengembang properti, PT Alam Sutera Realty (ASRI). Berdasarkan data Forbes, The punya harta US$ 650 juta (Rp 8,45 triliun), masuk urutan 46 terkaya di Indonesia.

(drk/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads