Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 13.088 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di posisi Rp 13.025 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 6,294 poin (0,12%) ke level 5.252,427. Investor domestik masih ada yang berburu saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG melemah 28,272 poin (0,54%) ke level 5.217,861 akibat tekanan jual dari investor asing. Saham-saham bank terkena koreksi paling dalam.
Investor domestik masih berburu saham setelah kemarin hari libur Kenaikan Isa Almasih. Saham-saham bank kelas berat jadi sasaran aksi jual investor asing.
Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (15/5/2015), IHSG ditutup berkurang 19,037 poin (0,36%) ke level 5.227,096. Sementara Indeks LQ45 ditutup mundur 4,258 poin (0,47%) ke level 906,726.
Dana asing belum berhenti mengalir keluar lantai bursa. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 147,286 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 238.154 kali dengan volume 5,46 miliar lembar saham senilai Rp 5,846 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 147 turun, dan 84 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan akhir pekan dengan mixed rata-rata menguat. Hanya pasar saham China yang anjlok karena aksi ambil untung.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 162,68 poin (0,83%) ke level 19.732,92.
- Indeks Hang Seng melonjak 535,73 poin (1,96%) ke level 27.822,28.
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 69,62 poin (1,59%) ke level 4.308,69.
- Indeks Straits Times bertambah 6,93 poin (0,20%) ke level 3.462,71.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Unilever (UNVR) naik Rp 1.200 ke Rp 43.500, Maskapai Reasuransi (MREI) naik Rp 700 ke Rp 3.515, Matahari (LPPF) naik Rp 425 ke Rp 17.350, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 400 ke Rp 26.400.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 900 ke Rp 22.800, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 625 ke Rp 46.500, Blue Bird (BIRD) turun Rp 450 ke Rp 8.275, dan Plaza Indonesia (PLIN) turun Rp 420 ke Rp 3.080.
(ang/rrd)











































