IHSG Punya Potensi <i>Rebound</i>

Rekomendasi Saham

IHSG Punya Potensi <i>Rebound</i>

Angga Aliya - detikFinance
Kamis, 04 Jun 2015 08:52 WIB
IHSG Punya Potensi Rebound
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh 83 poin menyusul koreksi yang terjadi di saham-saham unggulan. Dana asing setengah triliun rupiah mengalir ke luar lantai bursa.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (3/6/2015), IHSG ditutup jatuh 83,317 poin (1,60%) ke level 5.130,499. Sementara Indeks LQ45 ditutup merosot 17,576 poin (1,94%) ke level 887,199.

Wall Street berakhir positif didorong optimisme Yunani yang akan menyelesaikan masalah utang dengan krediturnya. Saham-saham finansial terdorong oleh naiknya bunga obligasi.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 64,33 poin (0,36%) ke level 18.076,27, Indeks S&P 500 bertambah 4,47 poin (0,21%) ke level 2.114,07 dan Indeks Komposit Nasdaq menguat 22,71 poin (0,45%) ke level 5.099,23.

Hari ini IHSG diperkirakan bisa rebound dengan bantuan sentimen positif dari bursa global. Aksi jual investor asing masih menghambat laju IHSG.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 53,66 poin (0,26%) ke level 20.527,17.
  • Indeks Straits Times naik tipis 0,90 poin (0,03%) ke level 3.350,74.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Waterfront Securities
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Rabu 3 Juni 2015 ditutup melemah 1,6% pada level 5130. Sektor aneka industri mengalami koreksi terbesar. Investor asing net sell Rp521,6 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat yang dipicu oleh kenaikan pada saham keuangan dan spekulasi Yunani akan mencapai kesepakatan dengan kreditornya sebelum jatuh tempo pembayaran utangnya. PM Yunani akan mendengarkan proposal akhir dari Presiden UE di Brussels. Pasar juga masih melakukan penilaian mengenai perkembangan ekonomi untuk mencari indikasi kapan The Fed akan mulai menaikkan suku bunganya. Berdasarkan laporan dari Fed's Beige Book yang dirilis kemarin, ekonomi AS terlihat mengalami ekspansi selama dua bulan terakhir meskipun sektor manufaktur di beberapa daerah mengalami tekanan akibat penguatan dollar AS dan investasi yang terkait dengan energi. Indeks ISM sektor jasa bulan Mei mengalami pertumbuhan yang paling kecil dalam 13 bulan terakhir. Data ADP Employment bulan Mei menunjukkan penyerapan tenaga kerja swasta lebih banyak dari bulan sebelumnya. Hasil pertemuan ECB kemarin diantaranya mempertahankan suku bunganya dan program pembelian obligasi karena inflasi masih di bawah target 2%. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 5108 - 5173. Rekomendasi: BSDE, JSMR, TLKM, PGAS, INDF, KLBF, UNVR.

Kiwoom Securities
Kurangnya faktor pendukung belum dapat memperbaiki sentimen. IHSG tertekan cukup dalam di bawah level psikologis 5,200 kemarin. Adanya level terendah sebelumnya dapat menghambat pelemahan atau sebaliknya. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung melemah hari ini.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads