Aksi Jual Jelang Penutupan Seret IHSG ke Zona Merah

Aksi Jual Jelang Penutupan Seret IHSG ke Zona Merah

Angga Aliya - detikFinance
Selasa, 23 Jun 2015 16:16 WIB
Aksi Jual Jelang Penutupan Seret IHSG ke Zona Merah
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) seharian ini bergerak fluktuatif tapi menutup perdagangan dengan negatif. Aksi jual saham di penghujung perdagangan membawa Indeks ke zona merah.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 13.255 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.292 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 7,629 poin (0,15%) ke level 4.966,881 mengekor penguatan bursa-bursa di Asia. Rekor Wall Street semalam memberi sentimen positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks sempat naik ke titik tertingginya hari ini di 4.972,176. Tak lama setelah itu Indeks langsung meluncur ke zona merah bak roller coaster.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menipis 2,040 poin (0,04%) ke level 4.957,212 setelah sempat bergerak fluktuatif di awal perdagangan. Sepinya transaksi membuat Indeks stagnan.

Indeks terus bergerak fluktuatif, naik-turun antara teritori positif dan negatif. Saham-saham di sektor agrikultur masih bisa naik cukup tinggi.

Menutup perdagangan, Selasa (23/6/2015), IHSG jatuh 21,604 poin (0,44%) ke level 4.937,648. Sementara Indeks LQ45 berkurang 5,295 poin (0,62%) ke level 846,545.

Aksi jual langsung marak terjadi menjelang penutupan perdagangan. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 113,882 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 190.931 kali dengan volume 4,09 miliar lembar saham senilai Rp 3,873 triliun. Sebanyak 132 saham naik, 139 turun, dan 85 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia akhirnya menutup perdagangan dengan kompak menguat di zona hijau. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan utang Yunani dan rencana The Federal Reserve (The Fed) menaikkan tingkat suku bunga acuan.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 381,23 poin (1,87%) ke level 20.809,42.
  • Indeks Hang Seng menguat 252,52 poin (0,93%) ke level 27.333,37.
  • Indeks Komposit Shanghai melesat 98,13 poin (2,19%) ke level 4.576,49.
  • Indeks Straits Times naik 23,45 poin (0,71%) ke level 3.338,58.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Metropolitan Kentjana (MKPI) naik Rp 1.000 ke Rp 16.000, Inti Bangun Sejahtera (IBST) naik Rp 440 ke Rp 3.440, Siloam (SILO) naik Rp 250 ke Rp 13.600, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 5.050.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 1.050 ke Rp 40.500, Mayora (MYOR) turun Rp 825 ke Rp 25.200, Mitra Keluarga (MIKA) turun Rp 650 ke Rp 24.000, dan Bank of India (BSWD) turun Rp 400 ke Rp 1.700.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads