Penunjukan Dirut Telkomsel Tunggu Persetujuan SingTel

Penunjukan Dirut Telkomsel Tunggu Persetujuan SingTel

- detikFinance
Selasa, 22 Feb 2005 16:21 WIB
Jakarta - PT Telkom Tbk dalam waktu dekat akan segera mengusulkan nama Dirut baru anak perusahaannya yakni PT Telkomsel karena saat ini Bayoe Narbito yang menjabat sebagai Dirut sudah memasuki masa pensiun. Saat ini, Telkom juga masih menunggu persetujuan dari SingTel yang merupakan pemilik 35 persen saham Telkomsel."Kita tidak bisa sebutkan nama calonnya siapa karena masih menunggu persetujuan SingTel," Kata Dirut Telkom Kristiono disela raker dengan Komisi V DPR RI di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (22/2/2005).Menurutnya, Dirut baru Telkomsel diharapkan sudah ada pada 1 Maret 2005. Dirut Telkomsel tersebut berasal dari usulan telkom yang akan diambil dari internal perusahaan. Bayoe sendiri menurut Kristiono sebenarnya sudah memasuki masa pensiun namun diperpanjang hingga akhir Februari 2005.Telkomsel saat ini merupakan penyumbang pendapatan terbesar dari PT Telkom Tbk dimana EBITDA Telkomsel lebih dari 60 persen.Pada kesempatan itu, Kristiono juga menjelaskan bahwa pertumbuhan pendapatan Telkom akan dijaga kenaikannya sebesar 20 persen setiap tahunnya. Untuk tahun 2005, Telkom berencana membangun 435 ribu satuan sambungan telepon untuk wreline sedangkan ekspansi flexi sebanyak 1,543 juta satuan sambungan telepon. Untuk jasa speedy Telkom menargetkan sebesar 211.715 satuan sambungan layanan dimana yang dipasarkan sebanyak 185.000 satuan sambungan layanan. Pada tahun 2004 jumlah speedy sebanyak 10.710 satuan sambungan layanan yang berada di wilayah Jakarta dan Surabaya.Dijelaskan biaya fixed wirelines sebesar US$ 700-800 per satuan sambungan telepon sedangkan untuk seluler biayanya sebesar US$ 100-150 per satuan sambungan telepon.Sementara itu Wakil Ketua Komisi V DPR RI Eman Suparno mengatakan jika akan melakukan kenaikan tarif maka perseroan diharapkan melakukan konsultasi dengan DPR. Namun ditegaskan DPR tidak menghendaki adanya kenaikan tarif tersebut. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads