Dalam kondisi IHSG yang cenderung sepi ini, investor sebaiknya menjual atau membeli saham?
"IHSG tetap naik tapi tipis, sebagian pelaku pasar libur. Sebaiknya jangan masuk dulu, kalau sudah profit (untung) jual dulu," kata Analis Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe kepada detikFinance, Senin (13/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah Lebaran balik lagi. Nanti kita lihat pergerakannya, apalagi ada keputusan Yunani, kita lihat pengaruhnya ke kita," katanya.
Dihubungi terpisah, Analis NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan, sepinya perdagangan saham menjelang lebaran, tidak melulu soal banyaknya investor yang libur, tapi juga sentimen pasar.
Saat ini, sentimen negatif di market mulai berkurang, sehingga IHSG masih mampu mengalami kenaikan meskipun ditinggal sebagian investornya mudik lebaran.
"Saat ini sentimen yang ada cukup baik, yang negatif-negatif sudah lewat," katanya.
Meski begitu, Reza mengatakan, investor yang sudah pada posisi profit sebaiknya melakukan aksi jual. Dalam pekan ini, masih ada keputusan Yunani soal proposal utang baru yang bisa saja menggerakkan IHSG.
"Kalau sudah profit ya ambil, habis lebaran masuk lagi," ujar dia.
Reza menyebutkan, dalam pekan ini atau menjelang lebaran, IHSG akan bergerak di level support 4.807-4.838, sementara level resisten berada di kisaran 4.888-4.955.
"Itu rentang pekan ini, jelang lebaran," pungkasnya.
(drk/ang)











































