Salah seorang petugas keamanan money changer, PT Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta Pusat yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, ada peningkatan signifikan jumlah penukar saat dolar kembali mengalami kenaikan.
"Kalau dari dihitung dari nomor antrean nggak bisa kehitung. Ratusan orang yang datang pas dolar lagi naik-naiknya," ujarnya pada detikFinance, Jumat (24/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini dolar naik lagi habis Lebaran. Jadi yah sekitar 500-an lebih, atau hampir sama dengan sebelum Lebaran. Saya nggak ada alat hitungnya, tapi dari nomor antriannya kan 70 habis baru ganti, kemarin ganti-ganti berapa kali," katanya.
Senada dengan hal tersebut, petugas teller, Yora menuturkan, dalam sehari saat normal saja jumlah penukar uang mencapai 300 orang. Menurutnya, meningkatnya jumlah kunjungan sangat terasa saat dolar semakin tinggi setelah Lebaran.
"Kalau lagi sepi saja sudah 300-an lebih. Apalagi setelah dolar naik akhir-akhir ini. Naiknya sampai 500 orang," jelas Yora.
(ang/ang)











































