Perusahaan penyedia internet broadband, TV kabel berbayar, dan komunikasi data ini membukukan pendapatan Rp 1,238 triliun di paruh pertama 2015, tumbuh 22% dibandingkan dengan periode yang sama 2014.
Pendapatan Perseroan naik berkat permintaan yang cukup banyak untuk layanan broadband dan televisi berbayar pada area cakupan Perseroan di Jabodetabek, Surabaya dan sekitarnya serta Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menambah 121.363 homes passed pada semester pertama, Perseroan juga mencatat perluasan dalam jumlah pelanggan (RGU) broadband dan televisi berbayar, yang masing-masing meningkat menjadi 420.687 dan 392.850 atau 813.537 secara total. Marjin usaha perusahaan juga masih tinggi, yaitu 39% dalam enam bulan pertama 2015.
"Kami tetap yakin dapat mencapai target pertumbuhan kami di tahun ini," kata Direktur Utama Link Net, Roberto Feliciano, dalam siaran pers, Senin (3/8/2015).
Akhir Juni 2015 Link Net sudah mengakuisisi 51% saham PT First Media Television (FMTV) dengan nilai Rp 10 Miliar.
(ang/hen)











































