Tingginya dolar AS ini menekan harga-harga komoditas dunia. Harga minyak dunia pun turun, bersamaan dengan komoditas lain seperti tembaga, aluminium, nikel, dan lain-lain.
Delapan dari 10 sektor utama di Indeks S&P terkena koreksi. Saham Exxon Mobil jatuh sehingga 1,8% paling dalam di antara saham sektor energi lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita melihat adanya penarikan dana sekarang ini. Berita soal yuan membuat banyak orang curiga dengan prospek pertumbuhan ekonomi China, akhirnya membuat seluruh pasar saham melemah," kata Peter Cardillo, kepala ekonomi dari Rockwell Global Capital di New York, Selasa (11/8/2015).
Membuka perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 156,87 poin (0,89%) ke level 17.458,3. Indeks S&P 500 turun 14,34 poin (0,68%) ke level 2.089,84, dan Indeks Komposit Nasdaq berkurang 27,23 poin (0,53%) ke level 5.074,57.
(ang/rrd)











































