Diserang Profit Taking, IHSG Melorot Tipis

Diserang Profit Taking, IHSG Melorot Tipis

- detikFinance
Kamis, 24 Feb 2005 16:42 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis, (24/2/2005), turun tipis 0,907 poin pada level 1.102,019. Penurunan indeks karena adanya profit taking setelah indeks beberapa hari terakhir terus mengalami kenaikan.Indeks LQ-45 turun 0,089 poin pada level 239,703, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,579 poin pada level 176,694, Indeks Papan Utama (MBX) naik 0,369 poin pada level 293,602, dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) turun 2,990 poin pada level 255,414.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 21.668 kali pada volume 3.267.860 lot saham senilai Rp 1,472 triliun. Sebanyak 58 saham naik, 94 saham turun dan 212 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top looser adalah International Nikkel (INCO) yang turun Rp 300 menjai Rp 13.900, Telkom (TLKM) turun Rp 75 menjadi Rp 4.575, Adhi Karya (ADHI) turun Rp 70 menjadi Rp 1.030, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) turun Rp 50 menjadi Rp 1.240, dan Aneka Tambang (ANTAM) turun Rp 50 menjadi Rp 2.125.Sedangkan saham yang masih mencetak laba di barisan top gainer, diantaranya Astra Internasional naik Rp 500 menjadi Rp 11.750, United Tractor (UNTR) naik Rp 125 menjadi Rp 3.175, Komatsu Indonesia (KOMI) naik Rp 100 menjadi Rp 4.250, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 100 menjadi Rp 16.600 dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 100 menjadi Rp 8.150.Menurut analis, penurunan indeks yang disebabkan aksi profit taking investor lebih karena untuk kepentingan konsolidasi. Pasalnya, indeks beberapa hari terakhir meningkat cukup tajam yang dimotori saham-saham unggulan dan lapis kedua.Kenaikan saham lapis kedua beberapa hari lalu ini diperkirakan akan memicu tingkat volatilitas yang tinggi, sehingga rentan akan profit taking. (umi/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads