Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG anjlok 40,242 poin (0,91%) ke level 4.401,669 setelah terkena koreksi tajam pagi ini. Sentimen negatif marak beredar dari luar negeri.
Risiko pasar keuangan meningkat dengan makin tingginya nilai tukar dolar AS. Investor pun melepas aset-aset yang berisiko tinggi termasuk saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh lapisan saham terkena aksi jual. Hal yang sama juga terjadi kepada indeks sektoral, semuanya kompak melemah.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 105.123 kali dengan volume 2,921 miliar lembar saham senilai Rp 2,445 triliun. Sebanyak 37 saham naik, 242 turun, dan 40 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia pun berguguran hingga siang hari ini. Koreksi tajam terjadi di seluruh pasar saham regional.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 jatuh 444,60 poin (2,22%) ke level 19.588,92.
- Indeks Hang Seng anjlok 527,41 poin (2,32%) ke level 22.230,06.
- Indeks Komposit Shanghai terjun 111,47 poin (3,04%) ke level 3.552,82.
- Indeks Straits Times amblas 57,98 poin (1,93%) ke level 2.951,80.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.275 ke Rp 45.475, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 1.000 ke Rp 10.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.000 ke Rp 77.750, dan Matahari (LPPF) turun Rp 825 ke Rp 15.900.
(ang/dnl)











































