LRT Batal Dibangun 17 Agustus, Ini Penjelasan Adhi Karya

LRT Batal Dibangun 17 Agustus, Ini Penjelasan Adhi Karya

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2015 16:10 WIB
LRT Batal Dibangun 17 Agustus, Ini Penjelasan Adhi Karya
Foto: Reuters
Jakarta - Proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek batal dibangun pada 17 Agustus 2015 kemarin. Angkutan massal berbasis rel ini rencananya membentang dari pinggiran kota Jakarta menuju pusat kota Jakarta.

Tahap awal, LRT dibangun dari Cibubur-Dukuh Atas. Lantas bagaimana kelanjutan proyek LRT yang digagas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu?

Corporate Secretary PT Adhi Karya Tbk (ADHI) Ki Syahgolang Permata mengatakan pengembangan LRT jalan terus. Kini pihaknya sebagai pengusul sedang menunggu keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) penugasan. Perpres ini dalam waktu dekat ditandatangani oleh Presiden Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prosesnya jalan semua. Sambil nunggu Perpres, kita mengurus aspek legalnya juga," kata Ki Syahgolang kepada detikFinance, Rabu (26/8/2015).

Bila Perpres sudah diteken, Adhi Karya siap memulai pengembangan LRT. "Perpres turun, kita jalan," ujarnya.

Sejalan dengan izin, Adhi Karya juga sudah duduk bareng dengan Pemprov DKI Jakarta terkait pemanfaatan lahan milik pemerintah untuk pengembangan fasilitas LRT seperti depo kereta.

Pria yang akrab disapa Kiki ini mengaku pihaknya memang mengundur jadwal right issue. Meski ditunda, pengundurannya hanya beberapa hari dari target awal.

"Right issue hanya ditunda beberapa hari karena pertimbangan market. Tapi persiapan LRT jalan terus," sebutnya.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads