Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 8,539 poin (0,19%) ke level 4.613,765. Tak lama IHSG terpeleset ke zona merah gara-gara sentimen dari pasar Asia.
Indeks sempat naik ke level tertingginya di 4.616,221 dengan level terendahnya hari ini di 4.585,981. Investor asing melepas saham-saham unggulan yang kemarin sudah naik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa saham ada yang masih bisa menguat, seperti agrikultur, finansial, konstruksi, dan infrastruktur. Saham-saham manufaktur dan pertambangan jatuh cukup dalam.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 121.532 kali dengan volume 3,228 miliar lembar saham senilai Rp 2,364 triliun. Sebanyak 124 saham naik, 118 turun, dan 86 saham stagnan.
Bursa-bursa regional siang ini bergerak variatif, beberapa ada yang terjebak di zona merah. Pasar saham yang sudah move on ke zona hijau adalah China dan Singapura.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 168,42 poin (0,91%) ke level 18.385,86.
- Indeks Hang Seng turun 212,18 poin (0,92%) ke level 2.777,04.
- Indeks Komposit Shanghai naik 7,81 poin (0,24%) ke level 3.328,49.
- Indeks Straits Times menguat 11,91 poin (0,39%) ke level 3.037,61.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 4.900 ke Rp 135.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 725 ke Rp 44.750, Unilever (UNVR) turun Rp 625 ke Rp 38.075, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 325 ke Rp 20.325.
(ang/dnl)











































