China Pangkas Suku Bunga, Wall Street Menghijau di Akhir Pekan

China Pangkas Suku Bunga, Wall Street Menghijau di Akhir Pekan

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Sabtu, 24 Okt 2015 10:50 WIB
China Pangkas Suku Bunga, Wall Street Menghijau di Akhir Pekan
Foto: Reuters
Jakarta -

Bursa saham di seluruh dunia kompak menguat pada penutupan perdagangan akhir pekan, setelah China memangkas suku bunga acuannya untuk keempat kalinya tahun ini.

Selain itu, beberapa perusahaan teknologi berkapitalisasi besar merilis hasil kinerja kuartal III-2015 lebih baik dari perkiraan.

Bursa saham di Asia, Eropa, dan Amerika naik. Hal tersebut didorong oleh sentimen positif dari pernyataan Kepala Europe Central Bank (ECB) Mario Draghi yang menyebutkan, bahwa bank sentral siap untuk menyesuaikan kebijakan program pelonggaran moneter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa saham AS Wall Street rally, sementara indeks S&P naik 1%, ini merupakan pencapaian kenaikan indeks harian tertinggi sejak 20 Agustus, padahal di awal perdagangan indeks S&P sempat mengalami aksi jual yang dipicu oleh pemelahan data ekonomi China.

Saham teknologi memimpin penguatan indeks, berkat naiknya saham Alphabet (GOOGL.O), Amazon (AMZN.O) dan Microsoft (MSFT.O), setelah tiga perusahaan melaporkan hasil kinerja mereka, indeks langsung menguat. Saham Microsoft naik ke level tertinggi dalam 15 tahun terakhir.

Dilansir dari data Reuters, pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2015), Indeks Dow Jones Industrial (DJI) Average naik 157,54 poin (0,9%) ke 17.646,70, Indeks S&P 500 naik 22,64 poin (1,1%) ke 2.075,15 dan Indeks Nasdaq Composite naik 111,81 poin (2,27%) ke 5.031.86.

China, membuat langkah mengejutkan dengan memotong tingkat suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 4,35% dan menurunkan rasio persyaratan cadangan bank-bank besar sebesar 50 basis poin menjadi 17,5%.

Di pasar mata uang, yuan merosot ke posisi terendah dalam satu bulan, sementara euro jatuh ke U$ 1,10.

(drk/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads