Seperti dikutip dari laporan kinerja Jasa Marga, Kamis (29/10/2015), pendapatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini turun menjadi Rp 6,2 triliun di akhir September 2015, dibandingkan sebelumnya Rp 6,6 triliun. Pendapatan sektor jalan tol masih naik, sementara sektor konstruksi mengalami penurunan.
Sejalan dengan turunnya omzet, beban perusahaan juga turun terutama berkat beban konstruksi dan pemeliharaan jalan tol yang berkurang. Beban perusahaan tercatat Rp 3,9 triliun, lebih rendah dari posisi tahun sebelumnya Rp 4,4 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat penurunan laba ini maka laba bersih per saham Jasa Marga juga berkurang menjadi Rp 137,4 per lembar menjadi Rp 155,9 per lembar.
(ang/drk)











































