Saham Sekawan Dibekukan BEI, Ini Penjelasan Direksi

Saham Sekawan Dibekukan BEI, Ini Penjelasan Direksi

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Selasa, 03 Nov 2015 09:58 WIB
Saham Sekawan Dibekukan BEI, Ini Penjelasan Direksi
Kantor PT Sekawan Intipratama (Foto: Dewi/detikFinance)
Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Sekawan Intipratama (SIAP). Saham ini disuspensi karena harganya turun signifikan, yaitu 46,81% atau Rp 110.

Harga saham SIAP turun dari Rp 235 di 16 Oktober 2015 menjadi Rp 125 di 30 Oktober 2015. Apa tanggapan direksi perseroan?

"Disuspen sejak tanggal 23 Oktober, auto reject terus, dikategorikan UMA. Akhirnya disuspen, disuspen ini tujuannya untuk cooling down, biasanya 1 sequel, 1 siklus itu bisa 3 sesi, bisa 3 hari," kata Corporate Secretary SIAP Herry Priambodo saat berbincang bersama detikFinance di kantornya, Lantai 15, Menara Global, Jakarta, Senin (2/11/2015) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herry mengaku, dirinya tak mengerti soal penurunan harga saham SIAP yang cukup signifikan.

Karenanya, pihaknya akan meminta penjelasan kepada para pemegang saham terkait ini.

Penjelasan dari para pemegang saham tersebut nantinya akan disampaikan kepada para direksi BEI sebagai bentuk klarifikasi atas volatilitas saham SIAP belakangan ini.

"Makanya kita hari Jumat dipanggil hearing, minta klarifikasi, secara resmi sih kita nggak ngerti, kita juga pasti nanti minta klarifikasi pemegang saham, data yang kita punya, kan tiap bulan kita menyampaikan mutasi, memang ada kepemilikan yang turun signifikan pemegang saham pengendali, kita lagi minta penjelasan, untuk disampaikan ke bursa," jelas dia.

Penghentian sementara perdagangan saham ini, kata Herry, bukan yang pertama kali. Sebelumnya, saham SIAP juga pernah disuspen untuk alasan yang sama.

"Setahu kita, kita itu 3 kali disuspen, itu bulan Agustus seminggu kalau nggak salah, September sebulan, ketiga ini, alasannya selalu cooling down, terlalu volatile, itu saja," pungkasnya.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads