Perusahaan investasi milik Buffet, Berkshire Hathaway, mengumumkan potensi kerugian US$ 2 miliar (Rp 26 triliun) atas investasinya di saham IBM. Ada penurunan sekitar 15% dari harga sahamnya ketika diborong US$ 13 miliar sekitar empat tahun lalu.
Meski demikian, Buffet, belum mau melepas saham perusahaan teknologi tersebut karena masih percaya harganya bisa naik lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IBM masih menguntungkan dan menghasilkan uang yang signifikan. Kami belum berencana melepas investasi di saham IBM sampai saat ini. Kami masih percaya harga sahamnya akan pulih dan naik melebihi ekspektasi kami," kata Berkshire dalam keterangan tertulis yang dikutip CNN, Selasa (10/11/2015).
Berkshire mulai mengoleksi saham IBM sejak kuartal I-2011. Berkshire pun menambah portofolio saham IBM tahun lalu, ketika sahamnya sedang anjlok.
Investasinya itu terlihat tidak salah pilih karena pada 2013 saham IBM sempat melonjak hingga ke rekor tertingginya sepanjang masa. Sayangnya, setelah mencapai puncaknya, saham IBM mulai terus turun hingga kehilangan sepertiga dari kapitalisasi pasarnya.
Biasanya, Buffet selalu menghindari beli saham perusahaan teknologi, tapi sekarang IMB malah termasuk koleksi empat besar sahamnya. Pria yang jago bermain ukulele ini yakin sahamnya akan kinclong dalam jangka panjang.
(ang/ang)










































