"Kita (rupiah) menguat terhadap empat mata uang utama, dengan Australia, yen Jepang, euro, dan dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin, dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (16/11/2015)
Rupiah menguat terhadap dolar AS sebesar 7,13% menjadi Rp 13.571/US$. Kemudian terhadap dolar Australia menguat 5,19% menjadi Rp 9.718/AUD, lalu terhadap yen menguat 7,72% menjadi Rp 112,06/yen, dan terhadap euro menguat 8,85% menjadi Rp 14.971/euro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, penguatan sudah terjadi semenjak September 2015. Sekarang hanya melanjutkan tren dan diharapkan akan terus menguat ke depannya.
"Penguatan sudah terjadi semenjak September, dengan posisi paling tinggi terhadap yen dan euro. Tren ini memperlihatkan sudah menunjukkan pergerakan yang menguat terus dan stabil pada level yang lebih baik," pungkasnya.
(mkl/dnl)











































