OJK Prihatin Hanya 2 Emiten RI Masuk 50 GCG Terbaik

OJK Prihatin Hanya 2 Emiten RI Masuk 50 GCG Terbaik

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 17 Nov 2015 13:15 WIB
OJK Prihatin Hanya 2 Emiten RI Masuk 50 GCG Terbaik
Jakarta - Penerapan praktik good corporate governance (CGC) di perusahaan Indonesia belum sebaik negara tetangga. Hal ini terlihat dari penetapan 50 perusahaan dengan CGC terbaik ASEAN yang hanya memasukan dua perusahan terbuka dari Indonesia di Manila, Filipina, 14 November lalu.

"Dalam top 50 ASEAN di Manila, Indonesia hanya ada 2 perusahaan yang masuk yakni Bank Danamon dan Bank CIMB Niaga. Kita hanya dua, perusahaan Thailand ada 23 perusahaan," kata Nurhaida saat peluncuran Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Meski hanya dua perusahaan yang masuk kategori GCG terbaik, menurutnya ada puluhan emiten-emiten yang sudah masuk kategori cukup baik di ASEAN dalam penerapan GCG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dari nilai ada puluhan perusahaan kita yang masuk kategori yang nilainya 80. Tapi kemudian ada perusahaan Malaysia, Thailand, dan Singapura yang kebetulan nilainya di atas kita di angka 90, itu yang jadi pertimbangan juri," jelas Nurhaida.

Hal lain yang membuat hanya ada 2 perusahaan asal Indonesia, yakni penerapan standar CGC yang sedikit berbeda dengan negara ASEAN lain.

"Kaya penilaian juri kan dari website perushaan. Sementara keterbukaan informasi kita di web perusahaan masih Bahasa Indonesia, ini mungkin yang jadi pertimbangan. Kita sudah baik sebenarnya," katanya.

Nurhaida melanjutkan, OJK bahkan telah menyusun program kursus (coaching) untuk emiten-emiten yang nilainya 80 ke atas dalam penilaian GCG ASEAN.

"Nanti ada coaching khusus buat emiten kita yang potensial. Yang sebenarnya bagus tapi tak masuk 50 terbaik, harapan saya tahun depan paling tidak ada 10 emiten kita yang masuk sebagai yang terbaik di ASEAN," pungkasnya.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads