Kenaikan Suku Bunga The Fed Disambut Positif

Rekomendasi Saham

Kenaikan Suku Bunga The Fed Disambut Positif

Angga Aliya - detikFinance
Kamis, 17 Des 2015 08:55 WIB
Kenaikan Suku Bunga The Fed Disambut Positif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melesat 74 poin berkat penguatan saham-saham unggulan. Investor asing mencatat pembelian bersih hingga lebih dari Rp 350 miliar.

Menutup perdagangan, Rabu (16/12/2015), IHSG melesat 74,281 poin (1,68%) ke level 4.483,453. Sementara Indeks LQ45 menguat 16,678 poin (2,21%) ke level 773,048.

Wall Street naik tinggi setelah The Federal Reserve (The Fed) menaikkan tingkat suku bunganya untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade. Ini menjadi sinyal ekonomi AS mulai membaik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melonjak 224,18 poin (1,28%) ke level 17.749,09, Indeks S&P 500 menanjak 29,66 poin (1,45%) ke level 2.073,07 dan Indeks Komposit Nasdaq menguat 75,78 poin (1,52%) ke level 5.071,13.

Hari ini IHSG diperkirakan pasar saham akan menguat. Investor menyambut kenaikan suku bunga The Fed yang sudah ditunggu-tunggu lebih dari satu tahun.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 397,42 poin (2,09%) ke level 19.447,33.
  • Indeks Straits Times naik tipis 0,57 poin (0,02%) ke level 2.841,49.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
OSO Securities
IHSG berhasil melanjutkan penguatan pada perdagangan kemarin dengan menguat cukup signifikan sebesar 1.68% ke level 4,483.45. Penguatan tersebut didukung oleh mayoritas indeks sektoral yang berhasil melambung fantastis, diantaranya sektor finance dan infrastruktur yang masing-masing berhasil naik sebesar 2.75% dan 2.37%. Kekhawatiran akan pertemuan antar pejabat The Fed yang dimulai pada sore kemarin membuat pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar dipasar valas cukup volatile dengan kembali ditutup melemah. Rupiah terdepresiasi sebesar 0.18% ke level 14,071. Namun pergerakan rupiah kemarin tidak begitu berpengaruh terhadap indeks saham di Bursa. Karena pelaku pasar asing yang beberapa hari lalu sempat mendominasi aksi jual, kemarin mencatatkan net buy sebesar Rp 302.18 miliar.

Sementara itu dari bursa Asia, indeks Nikkei yang sebelumnya sempat melemah, kemarin dicatatkan menguat cukup signfikan sebesar 2.61% ke level 19.049.91 seiring dengan data kenaikan pengunjung asing yang datang ke Jepang pada bulan november tumbuh sebesar 41% (YoY). Selain itu pertumbuhan ekonomi China yang diprediksikan oleh Chinese Academy of Social science menyatakan bahwa tahun depan ekonomi China masih melamabat dikisaran 6.6%-6.8%, lebih rendah dari ekspektasi pertumbuhan tahun ini sebesar 6.9%. Selain itu inflasi diChina tahun depan juga diprediksikan akan berada di 2.1%.

Indeks utama di bursa wall street berhasil ditutup menguat setelah The Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga AS sebesar 25 basis point, dari sebelumnya 0.25% menjadi 0.5%. Beberapa pertimbangan The Fed sebelum menaikkan suku bunga di antaranya adalah, tingkat pengangguran AS yang sudah turun menjadi 5%, didukung oleh tingkat inflasi yang berada dikisaran 2%. Janet Yellen berharap tahun depan, ekonomi AS akan bertumbuh 2.4% dengan turunnya tingkat pengangguran menjadi 4.7%. Indeks Dow Jones menguat 1.28% ke level 17,749.09, S&P 500 naik 1.45% ke level 2,073.07 dan Nasdaq berhasil k zona hijau dengan naik 1.52% ke level 5,071.13.

Sementara itu bursa Eropa juga berhasil ditutup di zona hijau, inline dengan neraca perdagangan kawasan Eropa yang tercatat naik dari sebelumnya €20.5B menjadi €24.1B. Indeks FTSE 100 naik 0.72% ke level 6,061.19, DAX menguat 0.18% ke level 10,469.26 dan CAC 40 bergerak naik 0.22% ke level 4,624.27.

Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak menguat terbatas. Secara teknikal, indikator stochastic oscilator yang masih berada di area oversold mulai menguat dengan MACD histogram yang sudah kembali positif, sementara RSI dan MFI bullish. Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran 4435-4530.

Kiwoom Securities
Positifnya Dow Jones dan bursa regional setelah the Fed menaikkan suku bunga secara gradual dapat memberikan dukungan. IHSG melanjutkan penguatan diikuti oleh adanya minat beli asing kemarin. Namun, adanya resistance dari pola downtrend berpotensi memperlambat laju penguatan ini. Sehingga, kami memperkirakan IHSG masih akan bergerak di di area yang positif hari ini.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads