Meski pendapatan meningkat, laba bersihnya turun 35,81% dari Rp 717 miliar pada September 2014 menjadi Rp 460 miliar pada 30 September 2015.
"Beban Paninvest tumbuh 36% dari Rp 2,5 triliun pada September 2014 menjadi Rp 3,4 triliun pada September 2015," kata Marwanto, Direktur Paninvest grup bisnis Panin Group, ditemui saat Public Expose Panininvest di PaninLife Center, Jakarta, Jumat (18/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paninvest pun tengah menjajal bisnis baru dengan membentuk anak usaha baru di bidang pariwisata. Hal ini disebabkan adanya aturan alokasi portofolio yang hanya memperbolehkan 10% digunakan untuk perusahaan afiliasi. Pengalihan ditempuh dengan membentuk anak usaha baru di bidang pariwisata.
"Karena ada aturan hanya diperbolehkan 10% portofolio pertanggungan untuk perusahaan afiliasi, maka 90% nya kami alihkan dengan merubah kegiatan bisnis salah satu anak usaha menjadi perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata namun labanya belum besar," jelas Murwanto.
Paninves per 30 September 2015 mencatatkan jumlah saham sebanyak 4,07 miliar lembar saham senilai Rp 1,02 triliun. Harga saham di Bursa Efek Indonesia pun merosot dari Rp 745 pada Desember 2014 menjadi Rp 580 pada 30 September 2015.Β
(ang/ang)











































