Taiwan Punya 9 Juta Investor Pasar Modal, RI Hanya 400 Ribuan

Taiwan Punya 9 Juta Investor Pasar Modal, RI Hanya 400 Ribuan

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 11 Jan 2016 11:28 WIB
Taiwan Punya 9 Juta Investor Pasar Modal, RI Hanya 400 Ribuan
Jakarta - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) hari ini menandatangani perjanjian kerjasama dengan Taiwan Depository and Clearing Corporation (TDCC) untuk meningkatkan jumlah investor di Indonesia.

Direktur Utama KSEI Margaret Tang mengungkapkan alasan khusus mengapa pihaknya menjalin kerjasama dengan lembaga asal Taiwan tersebut.

"TDCC mengelola sekitar 16 juta rekening. Investor mereka ada sekitar 9 juta. Kita mau belajar bagaimana sih mereka (TDCC) bisa begitu banyak itu kita harus pelajari, bagaimana menambah jumlah investor lebih banyak," tutur Margaret ditemui usai acara di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (11/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah tersebut sangat timpang dengan jumlah Indonesia yang menurutnya saat ini masih sangat minim yakni baru sekitar 433 ribu orang investor.

"Kalau dibandingkan dengan Taiwan, kita masih sangat jauh. Baru sekitar 400 ribuan. Kita bisa beajar dari mereka (Taiwan) yang sudah advance (sangat berpengalaman) sekali. Jadi banyak hal yang bisa kita pelajari," tuturnya.

Selain jumlah investor yang sangat banyak, ia mengatakan, Taiwan juga memiliki struktur rekening efek yang sama dengan yang diterapkan di Indonesia yakni rekening efek dibuka atas nama masing-masing investor alias single identity (SID).

Sehingga diharapkan, pola penambahan jumlah investor yang dilakukan Taiwan dapat dengan mudah diterapkan juga di Indonesia.

"Tidak banyak CSD (Central Security Depository‎/Kustodian Sentral Efek) di Kawasan Asia Pasifik yang membuka rekening atas nama masing-masing investor. Diharapkan pertukaran informasi dan pengetahuan TDCC ke KSEI lebih mudah," pungkas dia.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) hari ini menandatangani perjanjian kerjasama dengan Taiwan Depository and Clearing Corporation (TDCC) untuk meningkatkan jumlah investor di Indonesia. Kerja sama tersebut dilakukan oleh dan Chairman and CEO TDCC Sherman Lin.

Kerja sama ini meliputi kesepakatan pertukaran informasi, kerja sama bilateral sebagai lembaga CSD (Central Security Depository‎/Kustodian Sentral Efek) di kawasan Asia Pasifik. Kerja sama ini sendiri, dimanfaatkan KSEI untuk mengadopsi sistem yang diterapkan TDCC untuk menambah jumlah investor di negaranya. ‎

Kerja sama dengan TDCC ini melengkapi kerjasama yang telah dijalin KSEI dengan lembaga serupa dari negara lain seperti Korea Securities Depository (KSD), Japan Securities Depository Center (JASDEC), Thailand Securities Depository (TSD), Central Securities Depository of Iran (CSDI) dan The Central Depository dari Singapura.

(dna/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads