Pada perdagangan preopening, IHSG dibuka turun 30,786 poin (0,68%) ke 4.515,502. Sementara indeks LQ45 turun 8,735 poin (1,11%) ke 781.325.
Membuka perdagangan, Senin (11/1/2016), IHSG turun 31,869 poin (0,70%) ke 4.513,151. Indeks LQ45 juga turun 8,849 poin (1,12%) ke 781.218.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup merosot 76,098 poin (1,67%) ke 4.470,190. Indeks LQ45 juga turun 15,283 poin (1,93%) ke 774.777.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini bergerak di Rp 13.920. Level tertinggi dolar AS berada di Rp 13.943.
Seluruh sektor juga kompak memerah. Penurunan paling tajam terjadi di sektor konstruksi yang mencatat penurunan 1,95%, disusul sektor consumer goods yang turun 1,86%, dan sektor finance yang turun 1,84%.
Perdagangan saham hingga siang hari ini terpantau moderat. Sebanyak 43 saham naik, 201 saham turun, dan 63 saham stagnan.
Total frekuensi saham yang diperdagangkan sebanyak 92.426 kali, total volume 1,3 miliar saham dengan nilai Rp 2,1 triliun.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainer adalah GWSA naik 33 poin (31,43%) ke Rp 138, TBIG naik 25 poin (0,44%) ke Rp 5.675, LPPF naik 25 poin (0,16%) ke Rp 16.150, dan KPIG naik 25 poin (1,82%) ke Rp 1.400.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top loser adalah HMSP turun 2,325 poin (2,50%) ke Rp 90.775, INTP turun 750 poin (3,64%) ke Rp 19.850, UNVR turun 675 poin (1,87%) ke Rp 35.500, dan GGRM turun 450 poin (0,82%) ke Rp 54.650.
Berikut kondisi bursa regional siang ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 69,38 poin (0,39%) ke 17.697,96
- Indeks Hang Seng turun 501,08 poin (2,45%) ke 19.952,63
- Indeks SSE Composite turun 76,46 poin (2,40%) ke 3.109,95
- Indeks Straits Times turun 52,78 (1,97%) ke 2.697,06











































