Berdasarkan data perdagangan Reuters, Senin (18/1/2016), dolar AS dibuka di Rp 13.966, lebih tinggi dibandingkan posisi akhir pekan lalu di Rp 13.925.
Dolar AS terus bergerak naik-turun. Posisi dolar AS terendah pagi ini di level Rp 13.920.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merosotnya harga minyak dunia hingga di bawah US$ 30 per barel menjadi katalis negatif nilai tukar rupiah.
Ditambah perlambatan ekonomi China, membuat rupiah ikut tertekan.
Faktor lain adalah soal belum adanya kepastian bank sentral AS the Federal Reserve (the Fed) untuk menaikkan tingkat suku bunganya secara gradual di tahun ini.
(drk/drk)











































