Ia mengatakan, banyak investor yang menantikan hal ini karena dapat melindungi saham mereka.
"Banyak investor yang menantikan hal ini karena dapat melindung nilai saham mereka (hedging), dan bisa melakukan shot, kalau belum punya posisi tersebut kita bisa melakukan shot, kita bisa lakukan invest melalui derivatif produk," kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Alpino Kianjaya, saat acara Soft Launching LQ-45, di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (1/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keunggulannya khususnya investor yang punya underlying khususnya untuk yang sudah punya line, menjaga nilainya bisa melakukan hedging, mereka tidak perlu menjual sahamnya di secondary market, tapi dia bisa melindungi loss," katanya.
Selain itu, investor juga bisa menyetor dana investasi tidak secara penuh. Investor hanya perlu menyetor minimum 4% dari total dana investasi.
"Contohnya, investor hanya menyetor 4% atau Rp 160 juta untuk nilai transaksi Rp 4 miliar," kata Alpino.
Dengan relaunching produk derivatif LQ-45 Futures ini, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal domestik sehingga jumlah investor dalam negeri menjadi meningkat. (drk/drk)











































