Wall Street Belum Bisa Positif

Wall Street Belum Bisa Positif

Wahyu Daniel - detikFinance
Kamis, 11 Feb 2016 06:48 WIB
Wall Street Belum Bisa Positif
Foto: Reuters
Jakarta - Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) belum juga bisa positif pada perdagangan Rabu. Di awal perdagangan, bursa saham sempat naik tinggi, setelah Gubernur Federal Reserve, Janet Yellen, menyatakan tetap mempertahankan rencana kenaikan suku bunga acuan, namun juga melihat adanya risiko pada perekonomian AS.

Indeks Dow Jones dan S&P 500 negatif dalam 4 hari berturut-turut. Saham material dan energi menjadi saham dengan penurunan terbesar.

"Pasar menguat (di awal perdagangan) karena Janet Yellen mengonfirmasi fakta, The Fed akan menaikkan suku bunga dengan sangat lambat, karena ekonomi memperlihatkan tanda-tanda datar. Namun mungkin yang dia maksud adalah ekonomi lebih lambat dari yang kita kita," kata Analis, Peter Tuz, dilansir dari Reuters, Kamis (11/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Rabu, indeks Dow Jones turun 99,64 poin (0,62%) ke 15.914,74. Indeks S&P 500 turun 0,35 poin (0,02%) ke 1.851,86. Indeks Nasdaq Composite naik 14,83 poin (0,35%) ke 4.283,59.

Ada sekitar 9,1 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di bawah rata-rata harian sebanyak 9,6 miliar lembar saham.

Sejak awal tahun, Wall Street lesu, di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi dunia dan AS. Indeks Dow Jones dan S&P 500 turun sekitar 9% sepanjang 2016, sementara Nasdaq turun sekitar 14%. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads