BEJ Pastikan Saham Sampoerna Tidak Akan di-Delisting
Selasa, 15 Mar 2005 11:52 WIB
Jakarta - Dirut Bursa Efek Jakarta (BEJ) Erry Firmansyah mengatakan, saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) tidak akan melakukan di-delisting dari bursa pasca akusisi 40 persen sahamnya oleh PT Philip Morris Indonesia (PMI). "Saya sudah bertemu dengan manajemen PT Philip Morris Indonesia, mereka tetap komitmen membawa Sampoerna menjadi perusahaan terbuka yang tercatat di bursa dan tidak akan melakukan delisting," kata Erry menanggapi rumor Sampoerna akan melakukan go private, Selasa,(15/3/2005). Menurut Erry, akusisi yang dilakukan PMI memberikan dampak positif yang sangat besar ke pasar saham. "Ini transaksi US$ 2 miliar, jadi wajar pengaruhnya sangat besar ke perdagangan saham," ujar Erry. Sejauh ini menurut Erry, BEJ tidak melihat sesuatu yang mencurigakan dari transaksi tersebut karena keduanya mengikuti aturan yang ada. "Belum, kita belum lihat sesuatu yang mencurigakan," katanya. Sementara Head of Research PT BNI Securities Adrian Rusmano menilai, akan lebih baik jika Sampoerna tetap menjadi perusahaan terbuka. "Karena untuk mendapatkan pinjaman dana mereka menjadi lebih mudah, justru kalau Sampoerna go private mereka akan rugi," katanya. Namun menurut Adrian, memang masih menjadi pertanyaan untuk apa dana yang diperoleh dari penjualan tersebut. "Kemungkinan bisa saja mereka masuk ke infrastruktur karena melihat industri rokok adalah sunset industri," katanya. Mengenai harga saham Sampoerna yang saat ini terkoreksi turun Rp 300 menjadi 10.150 pada pukul 10.33 waktu Jakarta Automatic Trading System (JATS), Adrian melihat hal tersebut sebagai aksi profit taking semata. "Investor mulai berpikir pemiliknya saja menjual sahamnya padahal mereka lebih tahu soal Sampoerna ketimbang investor, jadi banyak yang segera profit taking karena menilai harga saham saat ini sudah sangat tinggi," katanya. Menurut Adrian, harga wajar saham Sampoerna saat ini Rp 9.100 per saham. Sementara PMI menawar harga saham Sampoerna Rp 10.600 per saham untuk membeli 1.753.200.000 saham Sampoerna.
(qom/)











































