Arifin masih merahasiakan nilai transaksi pembelian saham pemilik tambang Batu Hijau di Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, Arifin memberi bocoran jumlah uang yang dibutuhkan untuk akuisisi NNT sangat banyak.
"Banyak benar duitnya," kata Arifin, usai menerima penghargaan sebagai pembayar pajak terbesar 2015 di Kantor Ditjen Pajak, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, itu salah satunya," ujarnya.
Menurut Arifin, nilai transaksinya sangat besar karena ia bersama konsorsium hendak menguasai 100% saham Newmont. (ang/dnl)










































