Dana Asing 'Cabut' Rp 874 M Gara-gara Ekonomi Melambat, Menkeu: Itu Biasa

Dana Asing 'Cabut' Rp 874 M Gara-gara Ekonomi Melambat, Menkeu: Itu Biasa

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Selasa, 10 Mei 2016 12:49 WIB
Dana Asing Cabut Rp 874 M Gara-gara Ekonomi Melambat, Menkeu: Itu Biasa
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pemodal asing gencar melakukan aksi jual di bursa saham merespons perlambatan ekonomi Indonesia kuartal I-2016. Sepanjang 3 bulan pertama, ekonomi Indonesia tumbuh 4,92%. Melambat dibandingkan kuartal IV-2015 yang mencapai 5,04%.

Perlambatan ekonomi tersebut membuat kecewa para investor pasar modal. Hingga penutupan perdagangan sesi I, dana asing keluar pasar saham tercatat Rp 50,775 miliar. Pada perdagangan Rabu (4/5/2016), dana asing keluar senilai Rp 365,983 miliar di seluruh pasar. Kemarin, dana asing keluar dari bursa saham tercatat Rp 457,58 miliar.

Sejak dirilis angka pertumbuhan ekonomi pada Rabu (4/5/2016), hingga hari ini, dana asing keluar pasar modal tercatat sebesar Rp 874,338 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa tanggapan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro atas hal ini?

"Ya itu biasa. Masuk keluar itu biasa," ujarnya saat ditemui di kantornya, Kementerian Keuangan, Jl Wahidin raya, Jakarta Pusat, Selasa (10/5/2016).

"Aksi jual terutama dipicu kekecewaan atas perlambatan pertumbuhan ekonomi 1Q16 dan kinerja sejumlah emiten sektoral 1Q16 yang di bawah perkiraan," imbuh Analis First Asia Capital David Sutyanto dalam risetnya seperti dikutip detikFinance, Selasa (10/5/2016).

Sentimen negatif juga turut dipicu data perdagangan China (dalam US dolar) April lalu kembali menunjukkan penurunan seperti ekspor turun 1,8% (yoy) dan impor turun 10,9% (yoy). (drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads