Pada perdagangan preopening, IHSG dibuka naik 5,604 poin (0,12%) ke 4.737,166. Sementara indeks LQ45 naik 1,383 poin (0,17%) ke 810.508.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 8,845 poin (0,19%) ke 4.740,407. Sementara indeks LQ45 dibuka naik 1,697 poin (0,21%) ke 810.711.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan Selasa (17/5/2016), IHSG ditutup melemah 2,406 poin (0,05%) ke 4.729,156. Sementara indeks LQ45 ditutup turun 0,647 poin (0,08%) ke 808.478.
Tujuh sektor menguat, hanya 3 sektor yang melemah. Pelemahan tertinggi terjadi di sektor keuangan sebesar 1,34%. Sementara penguatan tertinggi terjadi di sektor aneka industri sebesar 1,67% disusul sektor agrikultur sebesar 1,20%.
Sebanyak 130 saham naik, 133 saham turun, dan 125 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 219.723 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 4,299 miliar saham senilai Rp 4,680 triliun.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya GGRM naik 1.800 poin (2,53%) ke Rp 73.000, ICBP naik 425 poin (2,75%) ke Rp 15.900, KINO naik 300 poin (5,45%) ke Rp 5.800, dan PTBA naik 200 poin (3,14%) ke Rp 6.575.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya LPPF turun 350 poin (1,83%) ke Rp 18.800, UNTR turun 350 poin (2,66%) ke Rp 12.800, MLBI turun 300 poin (2,65%) ke Rp 11.000, dan BMRI turun 275 poin (3,05%) ke Rp 8.750.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.295 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.307.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 186,40 poin (1,13%) ke 16.652,80
- Indeks SSE Composite turun 7,18 poin (0,25%) ke 2.843,68
- Indeks Straits Times naik 46,74 poin (1,71%) ke 2.782,80











































