IHSG Menguat Sendirian di Asia

Sesi I

IHSG Menguat Sendirian di Asia

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Rabu, 18 Mei 2016 12:24 WIB
IHSG Menguat Sendirian di Asia
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga perdagangan sesi I ditutup di zona hijau di tengah pelemahan bursa saham Asia.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melemah 7,26 poin (0,15%) ke 4.721,896.

Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup naik 4,889 poin (0,10%) ke 4.734,045. Sementara indeks LQ45 ditutup menguat 1,273 poin (0,16%) ke 809.751.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Enam sektor menguat, sementara 4 sektor lainnya melemah. Penguatan tertinggi terjadi di sektor agrikultur sebesar 0,58% disusul sektor tambang sebesar 0,51%. Sementara pelemahan tertinggi terjadi di sektor aneka industri sebesar 0,93%.

Sebanyak 140 saham naik, 112 saham turun, dan 94 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 149.826 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 2,542 miliar saham senilai Rp 2,694 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 104,521 miliar.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya ICBP naik 475 poin (2,99%) ke Rp 16.375, AKRA naik 300 poin (5,08%) ke Rp 6.200, UNTR naik 225 poin (1,76%) ke Rp 13.025, dan DLTA naik 200 poin (3,39%) ke Rp 6.100.

Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya INTP turun 375 poin (2,27%) ke Rp 16.175, PLIN turun 300 poin (8,33%) ke Rp 3.300, HMSP turun 275 poin (0,28%) ke Rp 97.725, dan GGRM turun 275 poin (0,38%) ke Rp 72.725.

Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.328 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.306.

Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
  • Indeks Nikkei 225 turun 132,38 poin (0,79%) ke 16.520,42
  • Indeks Hang Seng turun 239,47 poin (1,19%) ke 19.879,33
  • Indeks SSE Composite turun 52,74 poin (1,85%) ke 2.790,94
  • Indeks Straits Times turun 8,24 poin (0,33%) ke 2.773,52
(drk/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads