Meski begitu, perseroan tetap akan membagi dividen Rp 180 miliar atau sekitar 38,7% dari laba bersih. Nilai tersebut setara Rp 4,35 per lembar saham.
"Di RUPS telah menyetujui perseroan membagikan Rp 180 miliar setara Rp 4,35," ungkap Direktur Keuangan PT Sumber Alfaria Trijaya, Tomin Widian, usai menggelar RUPS, di kantornya, Tangerang, Jumat (27/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurunnya laba cukup signifikan tahun lalu karena kondisi makro turun, daya beli turun, biaya tenaga kerja dan ada kenaikan UMP dan BPJS juga berpengaruh," kata Anggara.
Pada kuartal I-2016, perseroan mencatatkan laba sebesar Rp 67 miliar, di periode yang sama tahun sebelumnya, perseroan masih mencatatkan rugi sebesar Rp 39 miliar.
Pendapatan neto konsolidasi perseroan dan entitas anak pada tahun 2015 mencapai Rp 48,27 triliun meningkat 16,31% dibandingkan tahun 2014 yang mencapai Rp 41,50 Triliun.
Pencapaian pertumbuhan pendapatan ini didukung oleh pertumbuhan gerai dan entitas anak sebesar 13,94% dari sebelumnya 12.258 gerai yang terdiri dari 11.115 gerai perseroan dan 1.143 gerai entitas anak. Gerai-gerai ini tersebar mayoritas di Pulau Jawa yaitu sebanyak 76,04% sementara 25,40% di luar Pulau Jawa. (drk/drk)











































