IPO Panca Global Securities Lepas 34,55 persen Saham

IPO Panca Global Securities Lepas 34,55 persen Saham

- detikFinance
Senin, 21 Mar 2005 14:47 WIB
Jakarta - Perusahaan sekuritas PT Panca Global Securities Tbk akan melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) sebanyak 190 juta lembar atau sekitar 34,55 persen dengan nilai nominal Rp 100 dan harga penawaran dikisaran Rp 105-Rp 150 per saham. Selain menawarkan saham perseroan juga menerbitkan Waran sebanyak 125,4 juta lembar waran seri I dengan rasio 100 saham baru mendapat 65 waran dengan harga penawaran Rp 130- 185 per saham untuk kurun waktu lima tahun mendatang. Demikian diungkapkan oleh Hendra Kustarjo, Dirut Panca Global dalam paparan publik di Assembly Hall Plaza Bapindo Jakarta Senin,(21/3/2005). Bertindak sebagai penjamin emisi adalah PT Evergreen Capital. Menurut Hendra, dana hasil penjualan saham perdana dan hasil pelaksanaan waran seri I ini seluruhnya akan digunakan untuk menambah modal kerja perseroan. Rencananya, penawaran saham perdana ini akan dilakukan pada 4-6 April 2005 setelah masa penawaran awal (book building) 21-23 Maret 2005. Sedangkan pencatatan saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ) akan dilakukan pada 12 April 2005. Setelah IPO, struktur pemegang saham perseroan adalah Hendra H Kustarjo 42,82 persen, Anna Magdalena 8,18 persen, Trisno Limanto 8,18 persen, Makromah Rugeh 2,36 persen, Chengwy Karlam 2,09 persen, JH Reinhard Sual 1,82 persen dan publik 34,55 persen. Per akhir Desember 2004 perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 3,206 miliar atau naik dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 124,458 juta. Hal ini seiring dengan naiknya pendapatan peseroan dari Rp 1,956 miliar pada 2003 menjadi Rp 7,017 miliar pada 2004. Pendapatan Panca Global yang melesat di tahun 2004 terutama dari sektor reksa dana yang dikelola perseroan yang per Desember 2004 mencapai Rp 46,6 miliar. Persroan juga selain mempunyai manajer investasi adalah ijin usaha perantara pedagang efek dan ijin pemberian fasilitas perdagangan marjin dari Bursa Efek Jakarta. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads