Bursa Saham Turki Anjlok 7% Pasca Usaha Kudeta

Bursa Saham Turki Anjlok 7% Pasca Usaha Kudeta

Wahyu Daniel - detikFinance
Selasa, 19 Jul 2016 07:50 WIB
Bursa Saham Turki Anjlok 7% Pasca Usaha Kudeta
Foto: Reuters
Jakarta - Pasca usaha kudeta yang mengguncang Turki pada akhir pekan lalu, bursa saham di Istanbul anjlok 7,1% pada Senin awal pekan ini. Nilai tukar lira Turki sempat turun 5% dan pada akhirnya ditutup turun 1,4%.

Sepanjang akhir pekan lalu, pemerintahan Turki sudah memperkirakan ini akan terjadi, dan berkonsultasi kepada bank sentral serta Kementerian Keuangan untuk melakukan seluruh tindakan yang dibutuhkan untuk membuat perekonoman tenang.

Bank sentral Turki telah menyatakan akan menyediakan uang untuk membantu likuiditas perbankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Senin awal pekan, bursa saham Turki bergerak turun mendekati 9%, sebelum pada akhirnya ditutup turun 7%. Padahal sebelum adanya usaha kudeta, burasa saham Turki sudah naik hampir 15% sejak awal tahun.

Salman Ahmed, selaku Kepala Strategis dari manajer investasi di Swiss, yaitu Lombard Odier, mengatakan usaha kudeta menimbulkan guncangan di pasar keuangan Turki. Usaha kudeta ini bisa menghantam bisnis pariwisata di Turki, yang sangat krusial bagi perekonomian negara tersebut.

Saham-saham sektor yang berkaitan dengan pariwisata anjlok. Saham operator bandara, TAV, anjlok 17,34%. Sementara saham Turkish Airlines jatuh 12,58%.

Pada Mei 2016 lalu, jumlah wisatawan asing yang datang ke Turki turun 35%.

"Ini karena ketidakstabilan politik, dan profil Turki yang rapuh di dunia luar. Sektor pariwisata akan terhantam lebih buruk lagi, dan aset-aset sektor keuangan di Turki berada di dalam tekanan," kata Ahmed dilansir dari BBC, Selasa (19/7/2016).

Bank Dunia juga memperkirakan ada perlambatan pertumbuhan ekonomi Turki menjadi 3,5% di tahun ini, dari 4,5% pada tahun lalu. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads