Sri Mulyani Effect, Dirut BEI: Investor Melihat Masa Depan Lebih Baik

Sri Mulyani Effect, Dirut BEI: Investor Melihat Masa Depan Lebih Baik

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 28 Jul 2016 11:27 WIB
Sri Mulyani Effect, Dirut BEI: Investor Melihat Masa Depan Lebih Baik
Foto: Dana Aditiasari
Jakarta - Masuknya nama Sri Mulyani dalam jajaran Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan dampak positif terutama di pasar keuangan. Kemarin, IHSG melesat lebih dari 1% usai Jokowi mengumumkan secara resmi Sri Mulyani menjadi Menteri keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro.

Pagi tadi, IHSG juga dibuka positif. Meskipun hingga siang ini, IHSG bergerak di zona merah mengikuti pergerakan bursa saham Asia yang juga kompak melemah.

Menurut Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio, hal tersebut menunjukkan jika Sri Mulyani memberikan sentimen positif terhadap pasar keuangan Indonesia. Investor melihat masa depan yang lebih baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Sri Mulyani) sangat (memberi dampak). Persepsi. Orang yang berinvestasi di pasar modal mempersepsi masa depan yang lebih baik. Makanya pasar modal naik lebih cepat dari perekonomian, naik mendahului, isu bagus yang akan terjadi. Mereka persepsi isunya akan bagus makanya mereka ambil (beli) duluan," jelas Tito di Gedung BEI, Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (28/7/2016).

Dia menjelaskan, dipilihnya Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan diharapkan mengembalikan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan di Indonesia.

"Setelah dia masuk (ke dalam kabinet), foreign (asing) akan melihat. Foreign akan melihat orang yang bisa dipercaya," ucap dia.

Satu hal yang juga diharapkan dari Sri Mulyani adalah pemenuhan target pajak. Menurut Tito, Sri Mulyani adalah orang yang tepat untuk menangani masalah ini.

"Kita sangat mengharapkan pemenuhan target pajak, kita mengharapkan kembalinya kepercayaan. Harus diingat, Bu Ani adalah orang yang mulai mereformasi pajak saat dia menjadi Menteri Keuangan (era SBY). Dia tingkatkan gaji pegawai pajak, dia tambah banyak orang untuk meng-collect pajak. Jadi dia mengerti sekali apa yang dibutuhkan dan bagaimana mencapainya. Sekarang dia masuk di saat yang tepat," pungkasnya. (drk/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads